Search

Memuat...

Minggu, 15 Juli 2012

Guru Berprestasi Dijanjikan Hadiah Umroh 16-07-2012


Banda Aceh, (Analisa). Guru berprestasiAceh yang bisa menyabet juara satu dan dua pada tingkat nasional, dijanjikan akan diberi hadiah umroh. Janji itu disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan Aceh, Drs Laisani, M.Si pada acara penutupan lomba guru berprestasi se-Aceh tahun 2012 di Hotel Diana Banda Aceh, Minggu (1/7) malam.
"Bila pada event nasional kalian bisa mendapatkan juara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh akan memberikan hadiah umroh ke tanah suci," ujarnya

Dikatakan, perlombahan tingkat nasional dijadwalkan berlangsung September mendatang, diikuti utusan masing-masing provinsi. Para peserta dipastikan akan bersaing ketat menjadi yang terbaik.

Diharapkan agar peserta dari Aceh nanti bisa mencapai target membawa pulang medali pada event bergengsi tersebut. Karenanya utusan Aceh yang akan berlomba pada tingkat nasional perlu diberikan pembekalan lebih lanjut untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada, sehingga mampu bersaing dengan peserta utusan provinsi lain.

Juara Tingkat Provinsi

Adapun guru berprestasi tingkat Provinsi Aceh masing-masing Yulidar, S.Pd dari Taman Kanak-kanak (TK) Purbasari Kabupaten Aceh Tengah, Ramlan dari Sekolah Dasar (SD) Percontohan Aceh Tamiang, Jamilah, S.Pd dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sigli dan Dra Siti Hasnidar dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Banda Aceh.

Ketua panitia penyelenggara, Zuraida Zakaria mengatakan, pemilihan guru berprestasi 29 Juni sampai 2 Juli 2012 dilakukan untuk menyaring peserta yang menjadi wakil Aceh pada tingkat nasional.

Seleksi yang dilakukan sudah sesuai dengan kiriteria-kriteria yang akan dijadikan patokan penilaian, meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan professional.

Seorang peserta,Ismail mengatakan, baginya event tersebut bukan hanya untuk merebut juara tetapi yang terpenting adalah dapat menjalin silaturahmi antara sesama guru.

Diakui, para guru dari daerah telah banyak berkorban dan untuk dapat mengikuti kompetisi bergengsi tingkat provinsi di Banda Aceh. Baik bimbingan maupun pengalaman peserta sangat berguna bagi sesama guru maupun pada generasi yang akan datang.

Menurut Ismail, upaya meningkatkan profesionalitas guru tentu perlu melibatkan guru dari daerah agar kemajuan di Aceh bisa dirasakan secara merata. (bei)
more read here

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar